Manokwari-beritaindonesia5. Menjelang pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 18–28 Juni 2026 di Kabupaten Manokwari, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rendani Manokwari terus mematangkan berbagai persiapan guna menyambut kedatangan ribuan peserta dan tamu dari seluruh Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar kegiatan Jumat Bersih di kawasan Bandara Rendani dan sepanjang akses jalan menuju bandar udara, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh pegawai UPBU Kelas II Rendani, Stakeholder terkait, serta masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan bandara. Mereka bergotong royong membersihkan lingkungan, memangkas rumput liar, mengangkut sampah, membersihkan drainase, dan menata area penghijauan guna menciptakan suasana yang bersih, nyaman, dan representatif.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan Bandara Rendani yang akan menjadi pintu masuk utama bagi ribuan peserta, official, tamu undangan, panitia, serta wisatawan yang akan menghadiri PESPARAWI Nasional XIV. Sebagai tuan rumah, Papua Barat ingin memberikan kesan pertama yang positif kepada seluruh tamu yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepala UPBU Kelas II Rendani Manokwari, Herman Sujito, mengatakan bahwa Bandara Rendani memiliki peran strategis dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan PESPARAWI Nasional XIV karena menjadi gerbang utama transportasi udara menuju Manokwari.
Menurutnya, kesiapan bandara tidak hanya diukur dari aspek operasional penerbangan semata, tetapi juga dari kondisi lingkungan, kebersihan kawasan, kualitas pelayanan, hingga kenyamanan yang dirasakan para pengguna jasa transportasi udara.
“Kami ingin memastikan bahwa Bandara Rendani tampil dalam kondisi terbaik saat menyambut peserta PESPARAWI Nasional XIV. Bandara merupakan wajah pertama yang dilihat para tamu ketika tiba di Papua Barat, sehingga kebersihan, kenyamanan, dan pelayanan harus benar-benar dipersiapkan secara maksimal,” ujar Herman Sujito.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Bersih merupakan bagian dari komitmen seluruh insan penerbangan untuk mendukung penyelenggaraan agenda nasional yang dipercayakan kepada Papua Barat. Selain meningkatkan kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun semangat kebersamaan antara pegawai bandara dan masyarakat sekitar.
Herman menambahkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan PESPARAWI bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan panitia pelaksana, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh komponen masyarakat, termasuk instansi vertikal, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, dan warga Manokwari secara umum.
“Kami berharap seluruh masyarakat ikut menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan. Kehadiran ribuan tamu dari seluruh Indonesia merupakan kesempatan yang baik untuk menunjukkan bahwa Papua Barat siap menjadi tuan rumah yang ramah, tertib, dan berdaya saing,” katanya.
Selain melakukan penataan lingkungan, UPBU Kelas II Rendani juga terus melakukan berbagai persiapan teknis untuk mengantisipasi meningkatnya arus penumpang selama pelaksanaan PESPARAWI Nasional XIV. Persiapan tersebut meliputi peningkatan pelayanan di terminal penumpang, penataan fasilitas umum, penguatan koordinasi dengan maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, aparat keamanan, serta instansi terkait lainnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses kedatangan dan keberangkatan peserta berjalan lancar, aman, dan nyaman selama berlangsungnya kegiatan nasional tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi dari para pegawai dan warga yang mengikuti kegiatan kerja bakti. Dengan menggunakan berbagai peralatan kebersihan, mereka membersihkan area sekitar bandara, merapikan taman, memangkas rumput, serta mengangkat sampah yang berada di sepanjang akses jalan menuju Bandara Rendani.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi simbol kesiapan masyarakat Manokwari dalam menyambut para tamu yang akan hadir pada PESPARAWI Nasional XIV. Semangat gotong royong yang ditunjukkan diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
PESPARAWI Nasional XIV sendiri merupakan salah satu agenda keagamaan terbesar di Indonesia yang mempertemukan kontingen paduan suara gerejawi dari 38 provinsi. Selain menjadi ajang pembinaan seni dan pelayanan gerejawi, kegiatan ini juga memiliki dampak positif terhadap sektor ekonomi, pariwisata, dan promosi daerah.
Melalui momentum tersebut, Papua Barat tidak hanya menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan nasional, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya, potensi wisata, serta keramahtamahan masyarakat Papua kepada para peserta dan tamu dari seluruh Nusantara.
Dengan berbagai persiapan yang terus dilakukan, Bandara Rendani diharapkan mampu tampil sebagai gerbang utama yang modern, bersih, aman, dan nyaman, sekaligus menjadi representasi wajah terbaik Papua Barat dalam menyambut dan melayani seluruh peserta PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026.(PR)
Berita Indonesia Berita Indonesia