Hari Jum’at tgl 31. Oktober tepet pukul 08.00 wib.di
“Pendopo Cungkup Umbul Manding .DESA Manding kecamatan Pucanglaban kabupaten Tulungagung JATIM. Menyelenggarakan upacara Kasepuhan yang di hadiri Bapak Camat beserta stap Babinsa , Babinkamtibmas.Kasepuhan . Bapak Kepala Desa beserta Peramgkat, Ibu PKK. BPD, LPM, RT, RW, Tokoh Masyarakat Tokoh Agama ,serta masyarakat Desa Manding.
Arak arak an Kirap Dimulai Dari Balai Agung Balai Desa.Manding, untuk
Barisan Depan Pembawa Tumpeng sesaji yang mau di Larung Di Umbul Manding . di iringi kesenian Tradisi Jaranan Congkir
, lanjut arak arak an pambawa Bunga, kelompok ‘Camat, Kepala Desa dan Perangkat, Kasepuhan ,BPD,LPM,Rt Rw, Serta Tokoh Masyarakat ,serta masyarakat Desa Manding.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1.5 km .Dari Balai Desa Sampek Umbul Manding ,diadakan acara Ritual yak itu
adakan Genduri Memetri (potong Tumpeng).dan Do’a , bersama Rasa sukhur pada yang Maha Kuasa atas Rezeki yang di berikan pada warga masyarakat Desa Manding ,sehingga dapat melaksakan acara Tahunan yang jatuh pada Hari Jum’at Legi setelah Tumbuk dalam acara Peringatan Tahunan Larung Sesaji , yang Di Tujukan kususnya Bapak Kepala Desa Bapak Willy Angga Nugraha dan Perangkat desa. Serta pada Umumnya seluruh Warga Masyarakat Desa Manding ,Angajab dapat Ayem Tentrem Mulyo lan Tinoto, Murah Rezeki, dan di jauhkan dari Balak.

Sebelum acara Genduri Memetri dilaksanakan
Bapak Camat Pucang Laban dalan sambutanya Berucap…Kami. atasnama Pemerintah mengucapkan Dan memberikan Aprisiasi yang setinggi tingginya atas Terselenggaranya acara Ritual Tahunan dan Larung sesaji Di Umbul Desa Manding, yang Mana Desa Manding Tidak pernah menghilangkan Sejarah Cikal Bakal Desa Manding Serta Uri Uri Budaya Leluhur yang Sampai sekarang tetap di pertahankan biarpun sudah tergilas Olih Jaman yang serba modern. Dan secara pribadi kami ucapkan beribu ribu terima kasih atas Terselenggaranya Ritual yang amat Sakral ini sehingga bisa menggugah semangat kepribadian kita pada leluhur yang mewarisi Budaya hingga sampai saat ini masih kokoh tidak tergoyahkan. Yang terakir saya berharap budaya Adi luhung leluhur kita ini jangan sampai hilang di telan jaman harus tetap kita Uri Uri sepanjang masa . Untuk selanjutnya dilanjut sambutan Kepala Desa Manding.
Bapak Kepala Desa Manding Bapak Willy Angga Nugraha Beliaomya Berucap Kami sebagai Kepala Desa secara pribadi Sangat bersukur dengan Manunggalnya Warga Masyarakat Desa Manding saling bahu membahu Kebersamaan sehingga acara Peringatan Ritual Tahunan di Desa Manding dapat berjalan sukses dan aman. Lain daripada itu AtasmanaPemeritah Desa Kami mengucapkan Terima kasih yang sebesar – besarnya Terutama pada panitia penyenggara yang mana beliaonya sudah mengorbankan Tenaga pikiran guna Tercapainya acara Ritual Tahunan dan Larung Sesaji di Umbul Manding ,karena merupakan warisan Leluhur yang Harus kita Lestarikan dan itu Merupakan Cikal Bakal Berdirinya Desa Manding ,wajib kita Uri Uri sehingga tidak akan bisa di tekan Jaman. Dan Kami tidak lupa mengucapkan Terima kasih yang sebesar – besarnya Kususnya Dari yang memberikan dukungan, serta seluruh warga masyarakat Desa Manding
Sehingga acara Ritual Tahunan dan Larung Sesaji Desa Manding Berjalan Aman , tertib, lancar, dan sukses.(Red).
Berita Indonesia Berita Indonesia